Pendidikan

Wayang Golek Kesenian Tradisional Jawa Barat Yang Legendaris

Wayang Golek merupakan salah satu kesenian tradisional Jawa Barat yang sangat fenomenal terutama di tanah Sunda. Terbukti hingga saat ini, Wayang Golek...

Written by Rahman Sidiq · 1 min read >

Di Indonesia sendiri, Wayang merupakan salah satu kesenian yang sangat populer dan legendaris. Tidak hanya wayang kulit, ada beberapa kesenian wayang yang terkenal berasal dari tanah Sunda. Salah satunya adalah Wayang Golek yang merupakan kesenian tradisional Jawa Barat.

Apa itu Wayang Golek?

Wayang Golek adalah salah satu kesenian tradisional dari Jawa Barat. Berbeda dengan kesenian wayang di Pulau Jawa lainnya yang menggunakan kulit dalam pembuatannya, Wayang Golek ini merupakan kesenian wayang yang terbuat dari kayu. Kesenian Wayang Golek ini sangat populer di Jawa Barat khususnya di wilayah tanah Pasundan.

Jenis Wayang Golek

Pertunjukan wayang yang dilakukan menggunakan wayang tiga dimensi yang terbuat dari kayu ini mempunyai 2 macam jenis Wayang Golek yang populer di Jawa Barat, yaitu wayang golek papak cepak dan wayang golek purwa.

Wayang golek yang banyak dikenal oleh orang adalah wayang golek purwa. Kisah-kisah yang digunakan sering mengacu pada tradisi Jawa dan Islam, seperti kisah Darmawulan, Panji, dan Amir Hamzah pamannya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

Fungsi dan Peragaan dari Wayang Golek

Selain menjadi alat atau media dalam penyebaran Agama, Wayang Golek berfungsi sebagai pelengkap acara ruwatan atau syukuran. Pada saat itu pertunjukan Wayang Golek masih tanpa menggunakan sinden sebagai pengiringnya, dan Wayang Golek mulai menggunakan iringan sinden pada tahun 1920 an. Hingga saat ini, Wayang Golek terus berkembang sebagai hiburan bagi masyarakat terutama di tanah Sunda.

Dalam pertunjukan Wayang Golek ini sama seperti pertunjukan wayang lainnya, lakon dan cerita dimainkan oleh seorang dalang. Namun yang membedakannya adalah bahasa pada kesenian tradisional jawa barat dalam bahasa sunda untuk penyampaian dialognya.

Pakem dan cerita Wayang Golek juga sama dengan wayang kulit, contohnya pada cerita Mahabarata dan Ramayana. Namun yang membedakannya adalah pada tokoh punakawan, penamaan dan bentuk dari punakawan yang memiliki versi tersendiri yaitu dalam versi sunda.

Selain cerita Mahabarata dan Ramayana, ada juga cerita dan lakon carangan. Dalam cerita carangan ini dalang membuat sendiri alur cerita yang biasanya diambil dari cerita rakyat atau kehidupan sehari-hari. Dalam cerita carangan biasanya mengandung pesan moral, humor, kritikan dan lain-lain. Dalam cerita carangan tidak hanya digunakan untuk mengembangkan cerita, namun juga untuk mengukur kualitas dalang dalam membuat cerita tersebut.

Dalam pertunjukan Wayang Golek ini selain diiringi dengan sinden, juga diiringi dengan gamelan sunda diantaranya seperti saron, selantem, peking, boning, boning rincik, rebab, gong, gambang kempul, kendang indung dan kulanter.

Dalam perkembangannya hingga saat ini, Wayang Golek tetap menjadi salah satu seni tradisional jawa barat yang menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat. Terbukti Wayang Golek tetap mewarnai berbagai acara seperti ruwatan, syukuran dan acara besar lainnya. Selain itu, beberapa seniman tetap mengembangkannya dengan beberapa kreasi tambahan supaya terlihat lebih menarik dan tetap lestari tanpa menghilangkan pakem di dalamnya.

Itulah pengetahuan singkat mengenai Wayang Golek yang menjadi salah satu kesenian tradisional jawa barat yang sangat fenomenal. Semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda tentang kesenian-kesenian tradisional di Indonesia terutama Jawa Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *