Lainnya

Serba-serbi Arsitektur Organik, Perpaduan Bangunan dan Alam

Arsitektur organik adalah gaya arsitektur yang dapat menciptakan harmoni keindahan pada hunian. Mau tahu lebih lanjut? Simak, yuk!

Written by Alya Zulfikar · 1 min read >

Arsitektur adalah ilmu yang selalu mengalami perkembangan dari masa ke masa, menjadi cermin sebuah peradaban. Setiap gaya arsitektur memiliki ciri khasnya sendiri yang berperan sebagai karakteristik penanda khususnya. Salah satu gaya arsitektur yang menjadi sorotan publik adalah arsitektur organik.

Sedikit kilas balik ke peradaban zaman dahulu, ilmu arsitektur mulai berkembang sejak zaman neolitikum ‒ tepatnya pada 10.000 SM – 3.000 SM. Pada sekitar 9.500 SM di Timur Tengah dikenal sebagai The New Stone Age, era kemajuan teknologi pada kurung zaman neolitikum

Beranjak ke tahun 3.000 SM, berkembang arsitektur mediterania kuno. Arsitektur ini pertama kali berkembang di Spanyol dan menyebar ke berbagai benua karena adanya ekspansi. Pada 19 M, gaya arsitektur ini mengalami masa keemasan di benua Amerika.

Gaya arsitektur terus berkembang hingga kini kita mengenal gaya arsitektur modern dan kontemporer. Lantas bagaimana awal mulanya gaya arsitektur yang karakteristiknya erat dengan alam? Yuk, kupas lebih dalam mengenai gaya arsitektur ini!

Apa Itu Arsitektur Organik?

Arsitektur organik adalah gaya arsitektur yang konsep bangunannya mengikut prinsip-prinsip alam. Dalam kata lain, gaya arsitektur ini menyerupai bentuk alam dan sangat kental dengan sentuhan alam. Struktur bangunan dipadukan dengan prinsip alam untuk menciptakan harmoni hunian yang indah.

Gaya arsitektur ini dicetuskan oleh Frank Lloyd Wright, arsitek ternama asal Amerika Serikat. Ia terinspirasi dari sang guru, Louis Sullivan, yang hingga kini dikenal sebagai the father of modernism dan the father of skyscrapers

Melihat dari akar tercetusnya arsitektur organik, dapat diketahui bahwa Wright sangat terinspirasi dengan gaya arsitektur modern yang dicetuskan oleh Sullivan. 

Selain Wright, ada beberapa arsitek yang juga menjadi pelopor berkembangnya gaya arsitektur ini. Para arsitek tersebut adalah Antonio Gaudi dan Rudolf Steiner. Mereka semua menggambarkan keindahan arsitek ini dengan caranya masing-masing. Tak ayal karya bangunannya memiliki bentuk yang bebas dan ekspresif.

Sama seperti setiap gaya arsitektur yang ada, gaya arsitektur ini juga memiliki beberapa konsep dasar.

Konsep Arsitektur Organik

Gaya arsitektur ini bertumpu pada tujuh konsep dasar yang harus dipatuhi. Konsep-konsep tersebut sangat berpengaruh dalam mengeluarkan pesona gaya arsitektur ini.

Berikut uraian tujuh konsepnya:

A. Building as Nature

Bangunan yang mengikuti gaya arsitektur ini harus bersifat alami dan menjadikan alam sebagai poros karakteristiknya. Setiap lekuk arsitekturnya harus terinspirasi oleh bentuk alam.

B. Continuous Present

Gaya arsitektur ini mengalir dan akan terus berlanjut mengikut perkembangan zaman. Artinya, tak ada istilah “ketinggalan zaman” dalam gaya arsitektur ini karena sifatnya yang dinamis.

C. Form Follows Flow

Prinsip gaya arsitektur ini mengikuti aliran energi alam sekitarnya. Bisa berupa angin, panas, arus air, medan magnet, energi bumi, atau kekuatan struktural.

D. Of the Hill

Mengikuti prinsip arsitektur organik, bangunan yang dirancang akan terlihat berbeda dan unik pada lokasi didirikannya. Maka dari itu, lokasi yang buruk dan tak biasa menjadi tantangan besar gaya arsitektur ini.

E. Of the Materials

Pendekatan arsitektur organik terpancar dari kualitas material yang dipilih. Bentuknya dapat memancarkan kesan tak terduga dengan pemilihan material yang pas.

F. Youthful and Unexpected

Teori arsitektur organik erat kaitannya dengan sentuhan musik modern, di mana bangunannya membentuk keselarasan irama. Perpaduan tersebut membentuk proporsi unik yang tidak simetris.

Akhir kata, semoga artikel ini dapat memperluas pengetahuanmu seputar arsitektur organik. Kamu bisa mengadaptasi atau menerapkan gaya arsitektur ini sepenuhnya pada hunianmu. Mari berkreasi, ciptakan hunian berharmoni!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *