Kesehatan

5 Cara Mudah Mengurangi Stres

Stres bisa dikurangi dengan 5 cara mudah dan minim biaya. 5 cara tersebut adalah : Curhat, Menangis, Peregangan Tubuh, Olahraga, dan Menyimak...

Written by Budi Hariyadi · 2 min read >

Level stres kamu meningkat? Jika ia, perlu segera diatasi. Karena stres berbahaya jika levelnya tinggi, bisa memicu  depresi. Namun, tidak mudah mengatasi stres karena biasanya terkait masalah yang perlu solusi. Jika solusi tak kunjung didapat,  potensi depresi makin tinggi. Hal  ini  tentu perlu disiasati. Salah satunya dengan mengurangi level stress. Nah,  5  cara berikut dapat mengurangi stress dengan mudah dan praktis, yaitu:

  • Curhat

Kala stres melanda beban terasa berat dan jalan keluar buntu. Namun lebih parah lagi jika ditambah rasa tidak ada yang peduli. Nah, solusinya adalah curhat.

Curhat adalah mengungkapkan rasa kamu pada orang lain.  Dengan membagi rasa stres kamu dapat mengurangi beban kesedihanmu. Cara ini didukung hasil studi. Sebuah artikel di Intisari-Online.com (2014) mengutip hasil studi dari   University of Southern California’s Marshall School of Business di Los Angeles yang mengungkap bahwa  stres tidak harus disimpan sendiri,  justru membaginya dengan orang lain dapat mengurangi ketakutan.

Hasil studi di atas tentu selaras dengan kenyataan bahwa manusia adalah makhluk sosial yang perlu berbagi, termasuk berbagi kesusahan.  Dengan curhat  ibaratnya kamu punya tempat berbagi beban. Selain itu membuat kamu merasa ada yang peduli. Apalagi  jika pihak di mana kamu  curhat mampu memberi motivasi dan inspirasi. Tentu menjadi alternatif  sekaligus solusi.

Namun, tentu perlu bijak soal kepada siapa kamu curhat. Orang tua tentulah tempat terbaik untuk curhat. Karena mereka lebih bisa menjaga rahasia kamu. Jika curhat sembarangan, misal pada teman yang tidak bisa dipercaya, tentu  malah bisa menambah stres.

  • Menangis

Di saat stres kadang dada terasa sesak. Karena endapan emosi dan kesedihan menggumpal di dada. Jika kamu mengalaminya, maka menangislah.  Ini cara mengekspresikan rasa sedih dan kecewa.  Dan ternyata dengan menangis stres bisa berkurang. Sebuah artikel di medcom.id (2019) mengutip sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Emotion yang menyatakan bahwa menangis dapat mengatasi dan meningkatkan kemampuan pemulihan ketika sedang stres.

Hasil penelitian itu selaras dengan kenyataan bahwa stres biasanya akibat endapan kesedihan. Endapan rasa tersebut seperti beban berat yang menekan. Nah, menangis adalah cara efektif menguranginya. Karena dengan menangis rasa sedih dan kecewa bisa ditumpahkan. Maka makin banyak air matamu mengalir, makin terasa ringan dan lega hatimu.

  • Olahraga

Sebuah artikel di halodoc.com (2018)  menyimpulkan temuan para ahli tentang kaitan olahraga dengan pengurangan stres. Dalam artikel itu diterangkan bahwa ketika stres, saraf simpatik hypothalamic pituitary adrenal, yaitu syaraf untuk merespon stres, menurun fungsinya. Dan Untuk membuat  fungsi syaraf tersebut kembali stabil adalah dengan cara beraktifitas seperti olahraga.

Dan kenyataanya  Olahraga memang bisa membantu menguatkan jantung, melancarkan peredaran darah, dan mengembalikan kebugaran tubuh. Dengan kondisi tubuh yang  bugar stres pun cenderung mereda.

Banyak jenis olahraga yang dianjurkan untuk mengurani stres, seperti jogging, berenang, dan senam ringan. Pilihlah olahraga yang  sesuai atau yang biasa kamu lakukan. Jika tidak biasa olahraga berat, mungkin lebih baik berolahraga ringan saja. Karena yang penting tubuh bisa kembali fit dan bugar.

  • Membaca atau Menonton Kisah Inspiratif

Stres bisa akibat kegagalan. Biasanya  kegagalan berulang yang memunculkan rasa putus asa. Untuk mengatasinya bisa  dengan membangkitkan semangat. Salah satu caranya dengan menyimak  kisah inspiratif. Banyak tulisan dan konten penuh bisa dicari lewat youtube atau browsing. Dengan cara ini  diharapkan semangat kembali berkobar  sehingga stres pun hilang.

  • Mengkonsumsi Makanan Pereda Stres

Ada beberapa makanan yang dipercaya bisa meredakan stres. Sebagaimana dalam sebuah artikel di  KOMPAS.com (2018) tentang 8 makanan pereda stres, diantaranya adalah: madu, teh hijau, dan coklat.

Selain banyak disuka, makanan tersebut juga mengandung zat yang bisa meredakan stres. Coklat contohnya, sebagaimana diulas dalam artikel di Liputan6.com (2018) bahwa coklat mengandung Theobramine dan phenylethylamine yang mempunyai peran penting dalam mengatur perasaan senang pada seseorang. Zat itu mempengaruhi serotonin yang disebut sebagai hormon kebahagiaan. Meningkatnya hormon kebahagiaan berarti berkurangnya rasa stres.

Kelima cara di atas cukup mudah dan praktis untuk mengurangi stres. So, jika kamu stres maka jangan panik. Karena panik justru membuat level stres kamu meningkat. Lakukan langkah sederhana seperti di atas. Sehingga, sekalipun solusi masalah kamu belum ditemukan, stres kamu bisa berkurang  dan terhindar dari depresi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *